•Dari Atas Bukit•



Dari atas bukit yang dingin,

Aku tak pernah berpikir akan menjumpai wajah-wajah itu.

Dimanapun kalian berada,

Satu hal yang selalu membuatku bahagia ialah melihat kalian yang tersenyum bahagia.

Semuanya itu sudah sangat cukup untukku.


Dari atas bukit yang menampilkan kabut menyelimuti sela2 pepohonan pinus,

Aku menyaksikan kalian yang bertumbuh dewasa.

Kamu menata bajumu di dalam koper kemudian bepergian jauh,

Atau tetap tinggal disini membuka lembaran yang baru,

bersama teman yang kamu jumpai di suatu kota, atau ternyata hanya teman kecilmu sendiri.


Sejauh ini,

Aku melihat kamu hadir dari berbagai lanscape rumah dengan suasana berbeda.

Dan lagi-lagi, senyum yang hiasi wajahmu itu selalu membuatku merasa bersyukur.

Ingin mengatakan padamu,

Bila ketulusan itulah yang membuat senyummu itu terukir manis.


Saat kita menaiki bus untuk pergi ke suatu daerah,

Bukankah ada hati yang tertambat ?

Atau hanya aku saja.

Aku menyukai kota kecil,

Yang tidak terlalu ramai oleh lalu lalang kebisingan.


Sobatku,

Ada sesuatu yang tak mampu kamu sentuh,

Namun bisa mempengaruhi banyak dari kehidupanmu...

Aku pun mengerti,

Tidak apa-apa. 

Itu adalah perasaanmu.

Karena itu, berikanlah dia kompas yang bijak...


Aku juga tidak tahu mengapa menulis ini,

Hanya merasakan udara lereng perbukitan,

Kemudian aku teringat rona yang hadir dari berbagai sudut nusantara...

Belum lagi dari setiap sudut dunia.

Kamu, 

Memiliki rona wajah yang berbeda-beda..

Didikan keluarga dengan cara yang berbeda,

Dan aku, beruntung karena bisa melihatnya.


Wonoasri, 4/7/20

Komentar

Postingan populer dari blog ini

draft

/ MEMIMPIN HATI /

Sebuah Pesan Cinta