Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Draft

Gambar
 Di tengah terik matahari yang mulai menggelincir, sambil bersandar pada jendela bus, aku melihatmu yang sedang bertumbuh itu tersenyum... Sudah berapa tahun sejak pertemuan itu, dimana syair tentang hamparan bunga matahari melekat dalam ingatanku... Orang ini terlihat baik dan tulus... Begitu pikirku... Terimakasih sudah pernah hadir dalam hari-hari... Saat aku mulai berjumpa orang-orang yang lebih banyak dari sebelumnya... Terasa menakutkan saat harus menghadapi orang-orang baru... Mencium petrichor sembari tersenyum, dirimu yang ramah itu senantiasa menghormati orang lain... Terimakasih sudah memberikan banyak inspirasi... Seperti biasanya, aku tidak memiliki kata-kata yang indah... Tetapi, hujan gerimis yang membasahi seragammu di sore hari itu, dirimu yang menunggu bus di pinggiran jalanan kota yang sepi... Andaikata kita berjumpa sekali lagi, apakah dirimu masih mengenaliku? Mohon maaf aku tidak sebaik orang lain dan aku kini mengerti seperti apa diriku... Namun aku tidak ber...

Draft

Gambar
  :)  Selamat malam, berapa menit selisih dari terbenamnya matahari antara daerahku dengan daerahmu? Berapa selisih suhu udara? Berapa kilometer, hingga akhirnya aku bisa mengucapkan terimakasih secara langsung padamu? Kadang aku tidak siap untuk mendengar kata apa yang akan keluar dari gerakan bibir itu, bagaimana ekspresi wajahmu, tetapi tidak mengapa, kita memiliki hak untuk memilih kan' ? Hanya saja entahlah apa yang akan terjadi kelak dengan pilihan-pilihan yang telah kita buat... Dimanapun dirimu berada mudah-mudahan sehat selalu...

Terimakasih

Gambar
Kembali menyusuri waktu, membawa hati rehat... Pertemuan denganmu di hari itu, seperti melihat oase di tengah terik gurun pasir... Benarkah seperti itu? Tetapi... Sepertinya akan lebih menyenangkan bila berjuang bersamamu, mengukir kebaikan, sembari menanti hari-hari berlalu... Hingga akhirnya habislah waktu itu... Berbincang denganmu, atau saat kita sama-sama merindukan kapan pulang... Aku melihat jalanan-jalanan yang tampak sepi... Entah apa yang sedang kamu lakukan disana? Apakah sedang memperhatikan pergantian musim? Dini hari yang dipenuhi oleh rasa sesak , mungkin ingin berjumpa dengan sesuatu, yang jauh di sana... Suhu udara yang berbeda... Untuk siapapun yang pernah hadir, terimakasih banyak semuanya.. Banyak kesan yang berbeda...  

Dream

Gambar
 Alhamdulillah. Bisa melihat kabut yang naik setelah hujan adalah hal yang sangat menyenangkan. Aku membuka lagi tulisan-tulisan lama yang memberikan kesan bahwa aku sangat ceria sekali saat itu. Seperti menikmati perubahan warna langit di sore hari, atau memperhatikan kapal-kapal penangkap ikan, yang berlayar di atas kilauan laut bulan Juni hingga Agustus. Meskipun ada rasa trauma yang sangat mendalam untuk bercerita dengan orang-orang, atau bahkan berjumpa dengan mereka, namun selama aku masih hidup, tidak mungkin aku bisa menghindar dari perjumpaan dengan mereka. Karenanya, aku tetap menjalani hari-hariku seperti biasa, sembari memikirkan... Kapan aku akan mati? Tiap kali bangun dari tidur, aku sadar... Bahwa nyawa ini masih ada. Mungkin inilah cara Allah agar aku tidak mengharapkan siapapun, melainkan Dia saja. Mungkin perlu ku taburkan pasir dan debu-debu itu, pujian hanya untuk Allah semata. Aku menyadari bahwa yang ingin ku lakukan sekarang adalah, menanti hari itu. Menanti ...

Pesanku Untukmu

Setiap cerita dalam hidup ini memberikan arti yang begitu banyak untukku, meskipun rasanya seperti datar-datar saja, tapi... Ada bekas-bekas yang tidak bisa dikatakan sia-sia... Aku tidak pandai berkata-kata yang puitis, juga tidak memiliki kosa kata yang indah, setiap yang ku tulis ini, murni ingin mengungkapkan apa yang ada di dalam pikiranku... Suatu hari, mungkin akan ku buka lagi halaman blog ini, saat aku beranjak menua, sebagaimana telah ku hapus memori-memori masa lalu yang sudah tak layak lagi tersimpan disini... Jangan menghakimi siapapun, itulah yang ada di dalam pikiranku saat ini. Cobalah untuk berempati. Siapa tahu, dirimu yang berpikir positif itu, dan dengan berhusnuzon akan menyelamatkan nyawa orang lain.. Dengan senyuman yang tulus, yang bisa kamu lakukan... Kamu tidak tahu cerita apa yang sudah dilalui orang lain, kamu tidak tahu seberapa struggle ia untuk bertahan hidup, atau seberapa mampu hatinya untuk menerima suatu hal, belajarlah untuk mengerti... Aku tahu itu ...

Minallah

Gambar
Dear, ada alasan mengapa kamu harus senantiasa bersyukur padaNya, menyebut asmaNya di pagi dan malammu, sebelum fajar ataupun setelah cahaya matahari berganti bulan dan bintang... Hal yang mampu membuatmu bertahan hingga saat ini adalah kasih sayang Allah... Yang mampu membuatmu berhasil melalui hari-hari, kemampuanmu untuk berusaha, tidak lain karena pertolonganNya... Karenanya, setiap kali kebaikan mendatangimu, itu datangnya dari Allah... Karena kemurahanNya.. Tidak semata-mata karena usahamu pribadi, atau kecmampuan yang kamu miliki... Bahkan kecerdasan itu datangnya dari Allah... Kamu hanya bertugas berusaha untuk belajar, dan menggunakan segala potensimu untuk diarahkan sesuai dengan tuntunanNya... Ucapkanlah... Segala sesuatu dari hatimu dengan tulus, mengharapkan ridho Allah semata... Ketahuilah bahwa... Allah takkan menyiakan kebaikan sekecil apapun itu, lakukanlah kebaikan sembari menata niat ikhlas karena Allah... Selalu sebut asmaNya, semoga Allah mengampuni setiap lalai, d...