Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Ananda, sebuah surat...

Gambar
 Di hari itu, dengan suara yang sedikit berat kamu berkata, "Semoga Uma dan Aba sehat-sehat selalu... Semoga Uma dan Aba dilancarkan rezekinya..." Terimakasih banyak Nak, sudah datang kemari... Ke sebuah daerah kecil yang dikelilingi pematang sawah... Meskipun udaranya panas, terimakasih banyak sudah tabah... Semoga Allah melindungimu... Selalu... Perjalanan yang panjang, kehidupan yang tak mudah, tetapi yakinlah bahwa Allah yang senantiasa melindungimu... Dimanapun, dan kapanpun... Ada satu hal yang selalu ku katakan pada diriku sendiri, bahwa kita milik Allah... Dimanapun kamu berada, sejauh manapun kamu melangkah, kita milik Allah... Allah yang akan melindungi kita.... Dengan menghadirkan wajah-wajah baru, dengan berbagai macam karakteristiknya.... Tidak ada yang benar-benar pasti di dunia ini Nak, yang pasti hanyalah Allah... Memintalah padaNya... Dan kita akan dikembalikan lagi padaNya.... Terimakasih banyak karena telah bersabar... Apapun itu, jika tujuanmu adalah Dia, ...

Sebuah Pesan Cinta

Gambar
Ada sebuah surat yang ingin aku sampaikan kepadamu, bahwa... Terimakasih banyak... Selamat menempuh episode barumu... Sayang, tidak apa-apa... Jika kamu bertanya kapan semua ini akan berakhir... Katakanlah pada dirimu, bahwa tidak akan lama lagi... Terimakasih banyak... Sebab kamu telah berusaha bertahan hidup... Bukankah terkadang tidak semenakutkan yang kamu kira? Hari-hari tetap terus berjalan.. Siang berganti malam, malam berganti siang, begitu seterusnya... Aku melihat bukit-bukit yang berjajar indah itu... Dan orang-orang beraktivitas seperti biasanya... Di antara mereka ada yang mengalami kegagalan, terjatuh dalam... Ada pula yang tak pernah sampai menyentuh apa yang diimpikannya... Tetapi mereka tetap berjalan terus... Menghabiskan waktu.... Hingga tiba masanya Allah memanggilnya pulang... Kamu tidak gagal sendirian sayang... Terimakasih sudah mau berusaha... Proses yang kamu lalui itu adalah sesuatu yang berharga... Ambil kesempatan berbuat kebaikan yang lain, banyak hal yang ...

Lanjutkan Perjalanan Sayang...

Gambar
  Di hari kemarin kamu menangis,  Membuatmu lebih mengerti bagaimana rasanya untuk pantang menyerah,  Melanjutkan untuk berjalan walaupun dengan terseok-seok tak mudah..  Sayang, aku sangat tahu bagaimana rasanya ada orang yang memicingkan mata seakan akan kamu seperti orang paling bodoh di dunia ini... Atau setiap usahamu untuk berkata kata selalu dipangkas dengan hal-hal yang membuatmu semakin bertambah kebingungan dan lagi-lagi membuatmu semakin merasa tak bisa apa-apa...  Tapi kamu tahu, tidak ada orang yang tercipta bodoh di dunia ini  , selalu ada sesuatu yang berharga dari setiap orang, entah itu kesabarannya, kepantangmenyerahannya dia, kepeduliannya pada orang lain, dan seni kebaikan yang lainnya,  Selama ini kita selalu berparameter bahwa  seseorang pintar jika mudah dalam menangkap pelajaran akademik ...  Nyatanya pelajaran tentang kesabaran dan keikhlasan lebih sulit dan lebih berharga daripada sekedar patokan nilai empirik.....

/ Untukmu Adikku 2 /

Gambar
Taman Mawar Kamu mungkin merasa sedikit berbeda, Kali ini kamu melihat warna pelangi yang terlihat lebih indah dari biasanya. Saat kamu mulai bertumbuh, Dan mengenali berbagai macam rasa. Tapi , kamu tahu... Ada sesuatu yang lebih mulia. Kamu melihatnya seperti bintang yang paling terang dari bintang-bintang yang lainnya. Oleh karenanya, kamu mulai tersilaukan olehnya. Ingatkah kamu ? Apa yang sejatinya kita cita-citakan adalah surga. Bukan wajah indah semu , wajah perhiasan dunia. Maka darinya saat kamu mulai bepergian, Kita safar untuk mencari arti kehidupan. Ingatlah pesan guru kita nak, Juga apa yang seringkali kita lantunkan, Kita akan tidak apa-apa bila berada di sisiNya. Aku tahu kamu melihatnya seperti berlian yang membuatmu membuncah cerah. Membuat kamu semangat menjalani hari-harimu. Matahari yang semula tertutupi awan kembali menampakkan wajahnya. Tapi tidak, aku mempercayaimu sedari kamu terlahir di dunia, terus bersinar seperti matahari... Selalu. Hatimu yang lembut karena...

/ Untuk Adikku /

Gambar
  Segala hal punya sesuatu yang berbeda. Latar belakang juang yang berbeda, Referensi pun juga tak selalu sama. Mungkin kamu lebih mengerti bagaimana cara menghadapi dunia dari setiap tempaan yang kamu dapat. Dan aku belum bisa memperhatikan dirimu dengan baik, sesuai dengan apa adanya kamu. Kalau aku bisa menyisirkan rambutmu yang akan bergegas pergi ke sekolah, Atau mengantarkanmu pada tempat perantauanmu untuk belajar. Belajar tega, dan mempercayai bahwa kamu bisa. Agar kamu mengakar kokoh, lalu berdiri kuat. Saat kamu tumbuh remaja, Kamu mulai mencari apa yang akan melekat pada jati dirimu.. Melihat menggunakan lensa yang berbeda. Tapi.. Kamu tahu nak, Kalau keberuntungan yang nyata itu saat kamu mampu menjaga dirimu dengan baik, Menjaga hatimu, penglihatanmu, pendengaranmu, lisan mu... Sesuai dengan yang Allah perintahkan. Itu yang tak ku lakukan dahulu, Lalu kini aku menyesal. Kini aku telah beranjak menaiki tangga menua. Dan kamu lihat wajahku yang sekarang tak lagi muda. Ke...

•Dari Atas Bukit•

Gambar
Dari atas bukit yang dingin, Aku tak pernah berpikir akan menjumpai wajah-wajah itu. Dimanapun kalian berada, Satu hal yang selalu membuatku bahagia ialah melihat kalian yang tersenyum bahagia. Semuanya itu sudah sangat cukup untukku. Dari atas bukit yang menampilkan kabut menyelimuti sela2 pepohonan pinus, Aku menyaksikan kalian yang bertumbuh dewasa. Kamu menata bajumu di dalam koper kemudian bepergian jauh, Atau tetap tinggal disini membuka lembaran yang baru, bersama teman yang kamu jumpai di suatu kota, atau ternyata hanya teman kecilmu sendiri. Sejauh ini, Aku melihat kamu hadir dari berbagai lanscape rumah dengan suasana berbeda. Dan lagi-lagi, senyum yang hiasi wajahmu itu selalu membuatku merasa bersyukur. Ingin mengatakan padamu, Bila ketulusan itulah yang membuat senyummu itu terukir manis. Saat kita menaiki bus untuk pergi ke suatu daerah, Bukankah ada hati yang tertambat ? Atau hanya aku saja. Aku menyukai kota kecil, Yang tidak terlalu ramai oleh lalu lalang kebisingan. S...

/ MEMIMPIN HATI /

Gambar
  Ada yang mengatakan bahwasanya, Hati adalah kompas terbaik. Kecenderungan hati tanpa disertai dengan keimanan akan membawa pada petaka. Karena hati tempat bermuara berbagai rasa, Sedangkan setan senantiasa mengintai. Pengambilan keputusan seringkali dibayang-bayangi oleh hawa nafsu, Dan pengendali terbaik adalah ilmu. Hati adalah kompas terbaik, Dengan syarat dia terisi oleh keimanan dan ilmu. Ulama mengatakan bahwasanya ilmu lah yang mampu memimpin hawa nafsu. Maka dari itu Islam, Mewajibkan seluruh umatnya untuk menuntut ilmu. Amal tanpa ilmu adalah kosong, ilmu tanpa amal ialah bohong. Maka , tidak heran bila Islam melahirkan sebaik-baik manusia, khoiru ummah, umat terbaik. Karena ia dipimpin oleh ilmu, ilmu yang murni dari pencipta alam semesta. Ali bin Abi Thalib ketika mampu mengalahkan musuh dan musuh itu berada di tangannya, beliau diludahi dan dikata-katai yang buruk tentang Islam oleh musuhnya tersebut. Hal tersebut menjadi sebab beliau tidak langsung membunuh musuh itu...

/ Every Place /

Gambar
  Jam pasir, waktu terbang perlahan. Perbedaan tata kota dan susunan material bangunan menjadi cerminan sejarah... . Mata ini tak bisa menembus sampai pada peradaban di sisi lain dunia.. Dingin musim salju, Ataupun wangi bunga yang mekar di empat musim.. Aku hanya memikirkannya. Setiap tempat yang menjadi lahan kita menanam. . Padahal dunia ini sangat singkat, Dan memiliki batas waktu menunggu kehancurannya. Tapi kita selalu berangan-angan panjang, Dan berharap bila akan selalu bersama-sama. Rahasia hidup yang tidak semua orang mengerti. . Melalui video-video aku menghayati bangunan-bangunan tua yang hingga kini masih kokoh berdiri. Pada waktu masih anak-anak... Aku ingin melihat pohon mapel di musim gugur yang berwarna merah, Aku melihatnya di buku sains.. Dan aku ingin pergi ke Barat yang bersemu kekuningan... Mereka dekat dengan cahaya matahari terbenam. . Aku menulisnya pada buku-buku dan hingga kini masih terekam. Aku jatuh cinta pada benda-benda, atau lukisan tua yang bermakn...

•Falling in Love with Chalipate•

Gambar
Di antara derasnya arus framing negatif terhadap sistem kekhilafahan, justru saya semakin jatuh cinta dengan sistem itu. Sistem pemerintahan berlandaskan syariat Islam yang telah diruntuhkan oleh seorang tokoh sekuler pemuja Inggris, Mustafa Kemal Attaturk... Tahun 1924, waktu yang belum terlalu lama, sekitar seusia kakek2 kita. Jika menelusur pada jejak kekhalifahan yang berjaya dari masa ke masa, selama para pemimpinnya masih bertakwa kepada Allah, takut dengan beratnya amanah yang dia pikul dalam meriayah masyarakatnya, banyak sekali terlahir individu2 dengan ketakwaan yang luar biasa, serta terampil dalam ilmu keduniawian. Inovasi bidang ilmu diciptakan untuk kemaslahatan umat, dan menjadi sebaik-baik manusia di hadapan Allah, dengan Khoirunnas Anfauhum Linnas... Sistem sosial juga tersuasanakan dengan luar biasa. Pemisahan komunitas antara laki-laki dan perempuan, untuk menjaga kehormatan mereka. Pada masa kekhilafahan Turki Utsmani, bahkan pengetuk pintu rumah ukurannya berbeda.....

•Kota yang Bersebelahan•

Gambar
  Dahulu, saat kita berjalan depan belakang, aku senantiasa memperhatikan selisih tinggi kita... Sore yang disirami warna jingga saat itu, di suasana panasnya bulan Agustus... Kita pun saling bertumbuh, dan kemudian merancang cita-cita untuk masa depan... Belajar, dan meraihnya, sekalipun waktu berbicara bahwa kita tak selalu mendapatkan apa yang menjadi idealisme kita... Begitupun dirimu, jatuh bangun untuk merealisasikan apa yang menjadi mimpimu. Walaupun saat kita sudah sama sama mendewasa, kita semakin realistis dengan keadaan kita.. Sesungguhnya aku kehilangan kata2 untuk mendeskripsikan dirimu, orang yang pekerja keras, dan perfeksionis. Tak banyak bicara, namun berani melangkah. Suatu saat nanti, akan ku lihat dirimu yang telah berubah menjadi bersinar... Ucapan terimakasih yang ku sampaikan melalui pesan sepertinya tidak akan menyentuhmu.  Aku pun tidak tahu, siapa sosok yang akan membuatmu kembali bertekad melakukan sesuatu. Tetapi, semangat yang kuat itu muncul dari ...

Cobalah untuk memelukmu meskipun hanya sebentar saja

Gambar
  Tidak semua orang mengerti pasti, Mereka berjalan dengan rute normal seperti biasanya, Sedangkan tiba-tiba tersesat oleh suatu hal yang menyebalkan itu... Kamu.. Tidak semua orang menjadi kuat seperti dia ataupun dia,  Jangan remehkan sedikitpun setiap hal yang menjadi sebab kesedihan seseorang, walaupun itu terlihatnya kecil. Menumbuhkan harapan yang baik. Hingga membuatnya percaya, Bahwa ia mampu melewati semuanya. Peluklah kamu meskipun sebentar saja. Katakan padanya, "Jangan putus asa atas setiap proses ini" Proses apapun itu. Sampai cinta kepadaNya itu menjadi isi dari seluruh ruang di dalam hatimu. Dan kamu bisa berjalan kembali, Menaiki tangga yang akan terus kamu lalui hingga nanti berjumpa denganNya.. Tersenyumlah lagi... Kamu pasti bisa melewati hari-hari... Bila orang mengatakan kamu terlalu lembek. Bilamana orang mengatakan kamu terlalu lemah, Biarkanlah tak apa... Menjadi pelajaran berharga untukmu, Agar tak sembarangan mengatakan itu. Setiap orang berbeda... D...

Ananda #2

Gambar
Kamu dan Pena Hidupkanlah malammu dengan buku dan pena itu nak.. Lalu di sela-selanya , letakkan keningmu di atas sajadah indah yang akan menyambungkanmu pada yang memilikimu.. Kamu akan menjelajahi dunia, menengoknya melalui jendela-jendela yang kamu miliki.. Menembus pemikiran orang yang tertuang dalam tulisannya, Merasakan ketulusan hati dari setiap apa yang tertuang pada aksaranya. Tulisannya begitu cantik dan indah.. Orang-orang yang dekat dengan Allah ingin berbicara padamu melalui keindahan huruf yang terangkai menjadi kata.. Kemudian kata itu terangkai menjadi kalimat yang mampu kamu pahami artinya. Bahkan, lampu di tepian jalan yang kamu lihat bisa kamu narasikan dengan kenanganmu bersama kawanmu saat melewatinya. Nilai-nilai persahabatan, landasan keyakinan pada Rabbmu yang penuh kasih menjadikan hati kalian tertaut. Buka lagi kertasmu walaupun telah usang kekuningan.. Kamu bisa menuliskan segala sesuatu,  Merekam setiap peristiwa yang penuh hikmah. Untuk kemudian kamu bu...

Teruntukmu adik tersayang

  Melihatmu yang bertransformasi membuatku sudah sangat bahagia. Kini tulang belulangku kian merapuh, Namun cita cita tetaplah sama. Dunia ini sangatlah cepat berganti. Waktu. Detik demi detiknya. Nak. Lihatlah wajahku yang sudah tak muda lagi. Kamu adikku yang tumbuh begitu cepat. Tahu-tahu remaja , dan segera membuka pintu, menaiki tangga dewasa. Dulu kamu menghiburku dengan raut murnimu, dan sekarang kamu akan memutuskan jalan mana yang akan kamu pilih untuk ditempuh. Teruntuk adik putriku, Yang sekarang sedang bersemi. Belasan tahun kamu bertumbuh dan melihat dunia. Lihatlah indahnya karya Allah yang tampak padamu, dengan lengkung senyummu, dan tutur mu yang baik itu, ataupun ketegasanmu, keteguhanmu, juga berbagai yang tersemat dalam dirimu. Setiap apa yang kamu temui akan membentuk kamu. Sayang, tumbuhlah dan mengakar kuat. Penuhi hatimu dengan ketegaran itu. Dan jika ada seorang putra datang untuk mencoba menarik hatimu,  Ingatlah.. Hati kita semua ini hanya kita persem...

Terimakasih banyak, Nak

Gambar
  Terimakasih banyak, sudah lahir ke dunia... Tangisan pertamamu, saat kamu mulai merangkak, perlahan tumbuh gigimu, belajar berjalan, dan akhirnya kamu terpesona dengan mainan-mainan yang terpampang di etalase toko itu... Kamu yang minta gendong, suara kecil kekanakan itu, teriakan keceriaan saat bermain di ayunan, dan akhirnya suaramu berubah... Bersahabat dengan orang-orang di sekelilingmu, mulai merangkai cita yang tinggi, dan tertarik dengan lawan jenismu.. Episode cerita ini begitu cepat berlalu ya sayang... Terimakasih telah tumbuh mendewasa... Terimakasih sudah berkata-kata yang baik, terimakasih banyak sudah memiliki impian yang mulia... Terimakasih, sudah lahir ke dunia... Terimakasih banyak sudah banyak menginspirasi....

Kembali

Gambar
 Beberapa tahun yang lalu, sempat menorehkan cerita-cerita di sini. Cerita tentang betapa berwarnanya masa-masa bertumbuh, masa mengenal orang-orang dengan berbagai karakternya, mengatakan banyak hal... Beberapa tahun kemudian, sudah jarang sekali menulis. Mungkin hanya caption-caption di media sosial... Bersanding dengan gambar ilustrasi yang ku buat saat ada inspirasi... Apa yang ingin ku katakan adalah... Alhamdulillah, aku masih hidup hingga hari ini... Bisa kembali menulis lagi di halaman ini... Banyak hal-hal yang aku syukuri, biarpun terkadang ada senyum cemburu, tapi tidak apa-apa.... Hanya ucapan MasyaAllah Tabarakallah yang bisa kuucapkan... Sembari doa terbaik untukmu... Allah menciptakan segala yang ada di dunia ini tak ada yang cacat... Percayalah.... Tetaplah bertumbuh sepanjang hari....